TANGERANGBERKABAR.CO.ID – Sebanyak 1.500 orang yang tergabung dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Tangerang menggelar aksi damai di kantor Bupati Tangerang, Senin (29/6/2026).
Massa mendesak pemerintah agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilanjutkan dan diperkuat melalui payung hukum setingkat undang-undang.
Koordinator Aksi, Khatibyani, menyatakan bahwa program inisiatif Presiden Prabowo tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas gizi bagi siswa, ibu hamil, hingga lansia.
“Kami mendorong program ini tidak hanya berlanjut, tetapi ditingkatkan statusnya agar menjadi program nasional yang memiliki dasar hukum kuat,” ujar Khatibyani.
Menanggapi aksi tersebut, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menerima perwakilan massa untuk berdialog. Dalam pertemuan yang didampingi unsur Forkopimda serta dinas terkait, Maesyal Rasyid menyatakan dukungannya terhadap keberlangsungan program tersebut.
Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan program MBG sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor dan pengawasan ketat. Bupati memberikan peringatan keras kepada penyedia jasa dan pelaksana di lapangan terkait standar pelayanan.
“Tolong diperbaiki dari sisi menu, kualitas gizi, higienitas, hingga mekanisme distribusi. Jangan sampai ada keracunan, kelambatan, atau pengurangan porsi,” tegas Maesyal Rasyid.
Bupati menyatakan, jika para pelaksana mampu menjaga standar kualitas dan konsistensi, ia bersedia meneruskan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat.
Pihak SPPG menyatakan komitmennya untuk mematuhi standar yang ditetapkan dan meminta pendampingan intensif dari Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam aspek pengawasan. Aksi yang berlangsung tertib tersebut berakhir dengan kesepakatan bersama untuk terus mengawal pelaksanaan program MBG agar tetap tepat sasaran.
(Der)


Tinggalkan Balasan