TANGERANGBERKABAR.CO.ID – Puskesmas Cisauk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan. Kali ini, tenaga farmasi Puskesmas Cisauk menghadirkan sebuah terobosan baru bernama “Titip BOBA Yuk!” yang merupakan singkatan dari Buang Obat Biar Aman.
Inovasi ini dihadirkan sebagai wadah penitipan bagi masyarakat untuk membuang obat-obatan sisa atau yang sudah kedaluwarsa (kadaluarsa) yang selama ini masih disimpan di rumah warga.
Kepala Puskesmas Cisauk, dr. Netty Mawaty Tambunan, menegaskan bahwa pembuangan obat yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak buruk yang serius bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
“Pembuangan obat yang tidak benar dapat mengontaminasi air dalam tanah, sehingga mengakibatkan banyaknya senyawa obat yang ada dalam aliran air, dan mengontaminasi lingkungan,” ujar dr. Netty Mawaty Tambunan.
Selain ancaman pencemaran lingkungan, dr. Netty juga menyoroti kerawanan lain jika obat-obatan sisa rumah tangga dibuang secara sembarangan. Obat tersebut sangat rentan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk disalahgunakan.
“Selain itu, juga rentan dimanfaatkan oleh pihak lain yang tidak bertanggungjawab untuk disalahgunakan dengan cara dijual kembali kepada masyarakat, dengan cara menghapus tanggal kadaluarsanya dan dijual di tempat yang tidak memiliki izin,” tambahnya.
Oleh karena itu, melalui program “Titip BOBA Yuk!”, masyarakat diimbau untuk tidak lagi membuang obat secara sembarangan. Masyarakat dapat menitipkan obat-obatan kedaluwarsa tersebut langsung ke Puskesmas Cisauk pada saat jam buka pelayanan.
Program ini menyediakan fasilitas kotak pembuangan khusus yang dikelompokkan berdasarkan jenisnya, mulai dari obat padat, obat cair, hingga obat semipadat, lengkap dengan panduan cara pembuangan yang aman bagi warga. Dengan adanya langkah preventif ini, diharapkan kesadaran masyarakat Cisauk terhadap pengelolaan limbah rumah tangga medis semakin meningkat demi terciptanya lingkungan yang sehat dan aman. (Der)


Tinggalkan Balasan