TANGERANGBERKABAR.CO.ID – Dalam upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang paripurna sekaligus menjawab tingginya dinamika kebutuhan darah di fasilitas kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa terus menunjukkan komitmen nyatanya. Berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI), rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tangerang ini kembali sukses menyelenggarakan aksi sosial donor darah di Lantai 1 RSUD Tigaraksa, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin dwibulanan ini bukan sekadar rutinitas medis, melainkan sebuah gerakan kemanusiaan strategis untuk memastikan jaminan ketersediaan pasokan darah bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Tigaraksa, dr. Elni Handayani, menjelaskan bahwa aksi ini adalah langkah konkret manajemen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada publik.

“Kegiatan donor darah ini merupakan agenda rutin dari RSUD Tigaraksa yang diselenggarakan setiap dua bulan sekali. Tujuannya adalah sebagai langkah nyata kami dalam mendukung pelayanan kesehatan, khususnya untuk menjaga ketersediaan dan memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat di Kabupaten Tangerang,” ungkap dr. Elni.

Sebagai bentuk pelayanan publik yang inklusif, RSUD Tigaraksa tidak membatasi kegiatan ini hanya untuk kalangan pegawai pemerintah daerah. Aksi donor darah ini dibuka seluas-luasnya untuk masyarakat umum. Melalui sosialisasi yang masif dan terstruktur, manajemen rumah sakit berharap gerakan ini mampu merangkul seluruh elemen masyarakat.

Dari kacamata medis, dr. Elni memaparkan bahwa donor darah adalah win-win solution. Tidak hanya menjadi penyambung nyawa bagi para penerima (resipien), donor darah juga memberikan dampak kesehatan yang sangat signifikan bagi pendonor.

“Tentu saja, kegiatan ini memberikan manfaat ganda. Bagi para pendonor, ini adalah momen untuk berbagi tanpa merasa dirugikan. Secara medis, donor darah justru membuat tubuh menjadi lebih sehat karena dapat mengoptimalkan sirkulasi dan memicu proses pembentukan sel-sel darah merah baru secara lebih efektif dan cepat,” jelasnya.

Ia menegaskan, misi utama RSUD Tigaraksa melalui agenda ini adalah menciptakan harmoni antara kesehatan individu dan kepedulian sosial yang kuat di Kabupaten Tangerang.

Manfaat nyata dari donor darah ini diakui langsung oleh masyarakat yang hadir. Asmiati, seorang warga Kelurahan Kadu Agung yang turut berpartisipasi, menjadikan kegiatan ini sebagai gaya hidup sehatnya.

“Tujuan saya rutin mengikuti kegiatan donor darah ini adalah untuk menjaga agar sirkulasi darah di dalam tubuh tetap berjalan dengan lancar, sekaligus berharap setetes darah yang saya donorkan dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain,” tutur Asmiati.

Menurutnya, efek pasca-donor sangat luar biasa. Tubuhnya selalu terasa lebih bugar, ringan, dan segar. “Saya sudah melakukan donor darah sebanyak enam kali. Jumlah tersebut belum termasuk riwayat donor sebelum saya menggunakan aplikasi. Kesadaran inilah yang membuat saya berkomitmen untuk selalu hadir setiap ada undangan donor darah,” terangnya antusias.

Tingkat kepedulian masyarakat dan pegawai pada edisi donor darah kali ini patut diapresiasi. Tercatat sebanyak 74 orang mendaftar dengan penuh semangat untuk mendonorkan darahnya. Melalui proses screening kesehatan yang ketat demi menjaga kualitas dan keselamatan, sebanyak 63 orang dinyatakan berhasil mendonor, sementara 11 orang lainnya ditunda atas dasar alasan medis (kadar hemoglobin atau tekanan darah).

Ke depannya, RSUD Tigaraksa mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melangkah ke agenda donor darah selanjutnya. Mari bersama-sama wujudkan kepedulian sosial, sehatkan diri sendiri, dan selamatkan nyawa sesama bersama RSUD Tigaraksa!

(Der)