TANGERANGBERKABAR.CO.ID – Puskesmas Kelapa Dua menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh masyarakat tanpa batasan domisili KTP dan tanpa syarat kepesertaan BPJS Kesehatan. Langkah ini dilakukan guna mendukung program kesehatan prioritas Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan fasilitas deteksi dini yang merata.
Kepala Puskesmas Kelapa Dua, dr. Salmawati, M.K.M., menyatakan bahwa program ini berlaku untuk seluruh siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi, anak dan remaja, kelompok usia dewasa, hingga lanjut usia. Ia memastikan setiap warga berhak mengakses layanan tersebut secara gratis satu kali dalam setahun.
“Siapa saja dan dari wilayah mana saja bisa langsung melakukan pemeriksaan di Puskesmas Kelapa Dua,” ujar Salmawati di Tangerang.
Untuk mencapai target sasaran, Puskesmas Kelapa Dua menerapkan dua mekanisme pelayanan, yakni di dalam gedung dan luar gedung. Pada pelayanan dalam gedung, masyarakat dapat langsung mendatangi puskesmas pada hari Senin hingga Sabtu dengan membawa KTP atau menunjukkan tiket pendaftaran CKG dari aplikasi SATUSEHAT.
Sementara itu, pelayanan luar gedung dilakukan melalui strategi ‘jemput bola’. Petugas puskesmas secara aktif mendatangi pusat-pusat aktivitas masyarakat seperti Posyandu, lingkungan RT/RW, pasar, sekolah, universitas, hotel, hingga area perkantoran. Puskesmas juga menggandeng klinik swasta dan praktik mandiri untuk memperluas jangkauan.
Berdasarkan data per 19 Juni 2026, capaian kunjungan CKG di Puskesmas Kelapa Dua telah mencapai 64,74 persen dari total target sasaran sebanyak 24.370 jiwa. Salmawati memprediksi angka ini akan terus melonjak seiring tingginya antusiasme warga.
Ia menambahkan, program CKG ini bertujuan memfasilitasi deteksi dini terhadap penyakit tidak menular, seperti diabetes dan hipertensi, agar penanganan medis dapat dilakukan sebelum kondisi pasien memburuk.
Saat ini, Puskesmas Kelapa Dua juga membuka peluang kerja sama bagi instansi, sekolah, atau pengelola tempat kerja yang ingin mengadakan program CKG secara kolektif bagi karyawannya. Pihak instansi dapat langsung berkoordinasi dengan puskesmas untuk menentukan jadwal pelaksanaan di lapangan.


Tinggalkan Balasan