TANGERANGBERKABAR.CO.ID – Komitmen Pemerintah Kecamatan Curug dalam menghadirkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi warganya terus dibuktikan lewat aksi nyata di lapangan. Menjawab keluhan masyarakat terkait keberadaan tempat pembuangan sampah ilegal yang sudah menahun, jajaran aparatur Kecamatan Curug bergerak cepat melakukan sterilisasi berskala besar, Jum’at (22/5).

Melalui program inovatif Jum’at Bersih (Jumsih), aksi kali ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial rutin. Langkah penataan ini menjadi bukti nyata hadirnya pelayanan prima pemerintah yang responsif, taktis, dan berorientasi pada kenyamanan fasilitas publik.
Operasi sterilisasi yang melibatkan kolaborasi harmonis antara unsur desa/kelurahan, petugas kebersihan, dan elemen masyarakat ini difokuskan pada dua titik krusial:
1. Transformasi Estetika di Jl. Mede, Kampung Cijengir
Tumpukan sampah liar yang sebelumnya meluber hingga memakan bahu jalan kini telah bersih tak bersisa. Petugas di lapangan bergerak simultan: tidak hanya mengangkut sampah rumah tangga dan plastik, tetapi juga membabat rumput liar yang mengganggu pandangan pengendara.
Sebagai langkah preventif yang cerdas, petugas langsung memasang tali pembatas pengaman berwarna-warni. Area tersebut kini resmi dideklarasikan sebagai “Kawasan Steril”, sebuah pembatas visual agar estetika jalan yang sudah rapi tetap terjaga dan bebas dari tangan-tangan tidak bertanggung jawab.
2. Modernisasi Penanganan dengan Alat Berat di Jalan Nagrog
Menghadapi volume sampah yang padat dan membusuk di sepanjang dinding pembatas pabrik Kelurahan Curug Wetan, Pemerintah Kecamatan Curug menunjukkan keseriusannya dengan mengerahkan satu unit ekskavator mini Sany SY75C.
Pengerahan alat berat ini membuat proses pengerukan berjalan jauh lebih efektif dan higienis. Ratusan kubik sampah langsung dimuat ke dalam armada truk sampah untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), mengembalikan fungsi jalan yang bersih bagi para pengguna jalan.
Kesuksesan aksi sterilisasi ini tidak lepas dari komando langsung Camat Curug, Arif Rachman Hakim, S.STP., M.Si., yang turun langsung memantau setiap sudut evakuasi. Bagi Arif, kebersihan lingkungan adalah fondasi utama dari kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan Jumsih kali ini sengaja kita fokuskan pada titik-titik pembuangan sampah liar yang sudah mengganggu estetika dan kenyamanan pengguna jalan. Kita turunkan alat berat agar proses pembersihan bisa berjalan cepat dan maksimal. Namun yang paling penting, setelah ini pengawasan akan kita perketat,” ujar Arif Rachman Hakim di sela-sela kegiatan.
Melalui momentum ini, Camat Curug juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melahirkan sebuah gerakan moral bersama: menjaga wilayah yang sudah disterilkan agar tetap hijau dan asri.
“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kami sangat berharap masyarakat sekitar bisa meningkatkan kepeduliannya dengan tidak lagi membuang sampah sembarangan di lokasi-lokasi ini. Mari kita jaga bersama wilayah Curug agar tetap bersih, sehat, dan bebas dari tumpukan sampah liar demi mewujudkan Tangerang yang semakin Gemilang,” tegasnya dengan penuh optimisme.
Pasca-operasi besar-besaran ini, pemandangan di kawasan Kampung Cijengir dan Jalan Nagrog telah berubah total menjadi rapi, bersih, dan lapang.
Sebagai langkah jangka panjang, Pihak Kecamatan Curug berkomitmen untuk memperketat sistem monitoring dan pengawasan di area-area rawan tersebut. Langkah preventif ini diambil demi memastikan bahwa kenyamanan yang telah dikembalikan kepada masyarakat hari ini, dapat terus dinikmati secara berkelanjutan di masa depan.
Kecamatan Curug membuktikan bahwa dengan kerja keras, teknologi yang tepat, dan sinergi masyarakat, lingkungan yang bersih dan mandiri bukan lagi sekadar impian.
(Der)


Tinggalkan Balasan