TANGERANGBERKABAR.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menggerakkan ekonomi sirkular. Pada Rabu (06/05/2026), Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi meluncurkan Bank Sampah Unit Pusat Pemerintahan (Puspem) di Gedung Serba Guna Puspemkab Tangerang.
Langkah inovatif ini menjadi bukti bahwa di bawah kepemimpinan saat ini, pengelolaan sampah bukan lagi sekadar urusan kebersihan, melainkan transformasi gaya hidup modern yang bertanggung jawab.
Dalam arahannya, Wabup Intan Nurul Hikmah menekankan bahwa kehadiran Bank Sampah di lingkungan kantor pemerintahan adalah sebuah milestone penting. Program ini bertujuan mengubah paradigma ASN dan masyarakat dari pola lama “kumpul-angkut-buang” menjadi pola produktif “pilih-tabung-untung”.
“Melalui bank sampah, kita belajar bahwa setiap sampah yang kita hasilkan memiliki nilai. Tidak hanya nilai ekonomi yang menambah penghasilan, tapi juga nilai sosial dan lingkungan bagi masa depan anak cucu kita,” ujar Wabup Intan dengan penuh optimisme.
Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) kini gencar mempromosikan program KURASAKAN (Kurangi Sampah Kantor). Program ini mengajak setiap pegawai untuk memilah sampah langsung dari meja kerja mereka.
Wabup Intan berharap Bank Sampah Unit Puspem ini menjadi role model atau percontohan bagi instansi lain dan masyarakat luas. Dengan memilah sampah dari sumbernya, beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) akan berkurang drastis, dan ekosistem ekonomi sirkular yang berkelanjutan pun terbentuk.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ujat Sudrajat, mengungkapkan bahwa pertumbuhan bank sampah di Kabupaten Tangerang menunjukkan tren yang sangat positif. Dari 187 unit di tahun 2025, kini telah berdiri lebih dari 200 unit yang tersebar di berbagai wilayah.
Khusus di lingkungan Puspem, terdapat 7 unit bank sampah yang resmi beroperasi sebagai garda terdepan perubahan, yaitu:
-
Bank Sampah Bersahaja
-
Bank Sampah Resik Asik
-
Bank Sampah Saber
-
Bank Sampah Sagude
-
Bank Sampah Sikat Bersih
-
Bank Sampah Solid
-
(Unit pendukung lainnya)
“Kami ingin ASN menjadi pelopor. Dengan menjadi nasabah bank sampah, mereka tidak hanya membantu lingkungan, tetapi juga memberi contoh nyata partisipasi aktif dalam pembangunan berkelanjutan,” tutur Ujat Sudrajat.
Acara peresmian ini diwarnai dengan pembacaan ikrar bersama oleh para pengurus bank sampah yang berkomitmen mengelola manajemen secara transparan dan partisipatif.
Pemkab Tangerang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai peduli. Mari dukung gerakan Tangerang Hijau dengan mulai memilah sampah dari rumah dan kantor. Karena keberhasilan besar dimulai dari satu langkah kecil: memisahkan sampah pada tempatnya.
(Der)


Tinggalkan Balasan